Ketua Korkom IMM UINSA: IMM Adalah Rumah Berproses dan Perjuangan Kader
| Sambutan Ketua Korkom IMM UINSA (Dokumentasi: Internal) |
Dalam sambutannya, Irgy mengajak seluruh kader untuk memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi. Menurutnya, IMM bukan sekadar wadah aktivitas, melainkan ruang berproses yang menyatukan perjuangan kader di berbagai lini.
“Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah rumah bagi kita semua. Rumah berproses, rumah perjuangan, dan tempat kita bertumbuh bersama,” ujarnya.
Ia menyebut, selama 62 tahun berdiri, IMM
telah melahirkan banyak tokoh nasional yang berkontribusi dalam pembangunan
sumber daya manusia dan penyelesaian persoalan bangsa. Di tingkat lokal,
khususnya di UINSA, peran IMM juga dinilai semakin nyata melalui berbagai
gerakan di tingkat komisariat.
Irgy mencontohkan sejumlah program yang
telah dijalankan komisariat, mulai dari gerakan pendidikan seperti rumah
bimbingan belajar, riset hukum, gerakan ekonomi, hingga dakwah progresif dan
aktivisme sosial politik. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa
keberdampakan IMM telah terbangun dari akar komisariat.
“Gerakan-gerakan di komisariat itu sudah
menjadi ciri khas dan nilai tersendiri. Ini bukti bahwa IMM hadir dan berdampak
di lingkungan kampus maupun masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa besarnya basis
IMM di UINSA, yang telah tersebar di berbagai fakultas, bukan sekadar
kebanggaan, melainkan tanggung jawab bersama untuk terus menjaga dan
mengembangkan gerakan.
“Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga
tanggung jawab kita semua untuk terus menghadirkan gerakan yang berdampak bagi
masyarakat,” tegasnya.
Di tengah tantangan zaman, Irgy
mengingatkan pentingnya kolaborasi sebagai kunci memperluas dampak gerakan
organisasi. Ia mengajak seluruh kader untuk menyatukan visi dan memperkuat
barisan demi masa depan IMM yang lebih progresif.
“Oleh karena itu, mari kita rapatkan
barisan, satukan visi, dan terus bergerak bersama. Dari UINSA untuk Indonesia,”
pungkasnya.
Editor: Fariz Zakariya Fauzan