Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

AKSARA: Saat Kader Menyapa Masyarakat Melalui Budaya


Dokumentasi Internal


Penulis: Nasywa Athirah Nathania Zahra (Ketua Bidang RPK PK. IMM Al Kindi)

IMM UINSA - Pimpinan Komisariat IMM Al Kindi UIN Sunan Ampel Surabaya menghadirkan kegiatan edukatif melalui program AKSARA (Aksi Kader Sadar Budaya) yang dilaksanakan di Pasar Burung Gang Dolly, Surabaya. Kegiatan ini bertepatan pada hari Ahad, 31 Mei 2026 dengan mengusung tema "Petualangan Budaya: Keceriaan Anak Melalui Kegiatan Interaktif Berbasis Budaya".

Kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak melalui metode yang kreatif dan menyenangkan, sekaligus merupakan bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai upaya kaderisasi berkelanjutan. Ketua Umum PK IMM Al Kindi UINSA, Itsna Aprilia, menyampaikan bahwa AKSARA menjadi wujud implementasi kader transformatif yang tidak hanya memahami konsep perubahan, tetapi juga terlibat langsung di tengah masyarakat serta mengaplikasikan nilai-nilai kaderisasi melalui pendekatan yang kreatif dan humanis.

"Kader yang telah melaksanakan DAD tidak hanya memahami konsep perubahan, tapi juga mempraktikkan perubahan dengan cara yang kreatif, humanis, dan disesuaikan sebagaimana yang telah dilakukan kepada adik-adik di Gang Dolly," ujarnya.

Berkolaborasi dengan Binar Budaya UNESA, kegiatan ini menghadirkan dua agenda utama, yaitu ecoprint dan mendongeng. Dalam kegiatan ecoprint, anak-anak diajak mengenal teknik pewarnaan kain ramah lingkungan karena menggunakan bahan alami seperti daun singkong, daun pepaya, daun kelor, serta berbagai jenis daun dan bunga lainnya. Teknik yang digunakan adalah pounding atau pukul, yaitu proses memindahkan warna alami tanaman ke kain dengan cara memukul daun dan bunga hingga menghasilkan motif yang unik.

Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan mendongeng dengan kisah legenda Cindelaras yang bertujuan menanamkan nilai moral sekaligus mengembangkan imajinasi anak melalui cara yang menyenangkan.

Lebih dari sekadar kegiatan sosial, AKSARA menjadi ruang pembelajaran bagi kader untuk mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Keterlibatan langsung bersama masyarakat juga menjadi sarana bagi kader untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang telah diperoleh selama proses perkaderan. Hal ini sependapat dengan IMMawati Itsna Aprilia.

"Semoga kegiatan kemarin memberikan pengalaman langsung kepada kader untuk berinteraksi dan belajar tentang empati, kerja sama, dan pengalaman yang diperoleh di Gang Dolly semoga membuat kita lebih peka terhadap realitas sosial di sekitar kita," ujarnya kembali.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan keceriaan. Anak-anak tampak aktif mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari membuat ecoprint hingga mendengarkan dongeng bersama. Suasana yang hangat dan interaktif menciptakan ruang belajar yang menyenangkan bagi peserta maupun kader yang terlibat. Melalui AKSARA, IMM Al Kindi berharap budaya lokal dapat terus dikenalkan kepada generasi muda dengan cara yang menyenangkan dan relevan dengan perkembangan zaman.

Editor: Fariz Zakariya Fauzan

Redaksi IMM UINSA
Redaksi IMM UINSA Tim Redaksi RPK KOORKOM IMM UINSA