Ciptakan Ruang Belajar Interaktif dan Inspiratif, Kader Komisariat Al-Farabi Selenggarakan RTL DAD FAR 2026
![]() |
| Dokumentasi Internal |
Penulis: Aghnia Rizki Qolbiah (Kader PK IMM Al-Farabi)
IMM UINSA – Kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) DAD FAR 2026 diselenggarakan oleh kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Al-Farabi angkatan tahun 2025 pada Sabtu dini hari, 25 Mei 2026, di LKSA Soedja’, Kecamatan Wonocolo. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Koordinator Komisariat IMM UINSA, Nirzam Fahruh Irgy, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut pada akhir sambutannya.
Baginya, kegiatan ini berguna sebagai bentuk kepedulian kader IMM untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan dengan adik binaan. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh 16 orang adik binaan dari tiga lembaga, di antaranya Ruang Bimbingan Belajar (RBB) Al-Farabi, TPQ, dan LKSA Soedja’. Para adik binaan tampak antusias mengikuti kegiatan.
Suasana terlihat hidup saat sesi cerita nabi bergelar Ulul Azmi yang dipandu oleh Rara dan Aghnia yang merupakan bagian dari kader IMM Al-Farabi. Kegiatan tampak berlangsung interaktif. Para adik binaan aktif menjawab pertanyaan, bahkan turut serta menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW beserta hikmah yang mereka dapatkan.
Selain kelas berkisah, kader IMM Al-Farabi juga mengadakan eksperimen praktik sains sederhana mengenai proses pembentukan karbon dioksida (CO₂) bersama Aliyah dan Naura yang juga merupakan kader IMM Al-Farabi. Pada sesi ini, anak-anak terlihat penasaran dan antusias memperhatikan setiap tahapan percobaan yang dilakukan. Kedua kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses.
Dengan mengusung tema “Sinau Bareng Al-Farabi: Membangun Generasi yang Cerdas Intelektual, Berakhlaqul Karimah, dan Siap Berkarya”, Abdullah Alip Dzulqarnain selaku Ketua Pelaksana RTL DAD FAR 2026 menjelaskan bahwa tema ini sangat relevan dengan bidang mahasiswa Fakultas Tarbiyah sebagai calon pendidik sekaligus wadah membangun kader IMM yang unggul dan turut berkontribusi untuk mempersiapkan Indonesia Emas 2045.
“LKSA Soedja’ dipilih karena lokasinya yang strategis, tidak terlalu jauh dengan kampus UIN Sunan Ampel Surabaya, dan masih berada di lingkungan sekitar IMM UINSA,” ujar Alip.
Adapun dalam proses panjang kurang lebih empat bulan, kader IMM Al-Farabi masih saja mengalami berbagai dinamika, seperti kendala komunikasi antaranggota dan persiapan yang kurang matang menjelang hari pelaksanaan. Meski begitu, Alip mengaku senang dapat bekerja sama dengan seluruh panitia RTL DAD FAR 2026 dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai evaluasi serta pengalaman yang berharga dalam berorganisasi, khususnya dalam ber-IMM.
MoT RTL DAD FAR 2026, Nadia Lailatul Hidayah, mengaku bangga melihat semangat kader angkatan tahun 2025 dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya senang sekali melihat antusias teman-teman kader angkatan tahun 2025 dalam menyelenggarakan RTL dari DAD FAR 2026. Dengan semangat dan kekompakan yang luar biasa, akhirnya kegiatan ini bisa terselesaikan,” ujarnya.
Nadia juga menjelaskan bahwa RTL merupakan agenda yang harus ada pasca-DAD dilaksanakan. Menurutnya, RTL merupakan ajang untuk menerapkan sejauh apa pengetahuan kader setelah mengikuti DAD pada keadaan yang nyata.
“RTL adalah output setelah teman-teman mengikuti perkaderan DAD. Dari sini bisa terlihat bagaimana tindak lanjut dan hasil kader setelah digembleng selama tiga hari,” jelasnya.
Ia turut berpesan agar kader IMM Al-Farabi angkatan tahun 2025 tetap menjaga semangat perjuangan dan kekompakan di IMM UINSA.
“Tetap saling mendukung, saling memberi semangat, dan menjaga keharmonisan agar angkatan tahun 2025 tetap utuh baik secara kuantitas maupun kualitas,” tambah Nadia.
Adapun Wildan Ziyaul Haq selaku Ketua Umum Komisariat IMM Al-Farabi berharap agar dari terlaksananya agenda RTL DAD 2026 ini bisa memberikan dampak positif sekaligus menjadi pengalaman berharga yang menambah semangat kader untuk terus aktif ber-IMM.
