Resmi Dilantik, Ketua Koorkom IMM UINSA Reflesikan Cita-cita Gerakan Mahasiswa
![]() |
| Sambutan Ketua Umum IMM UINSA terpilih (01/11/2026). Foto: Dokumentasi Koorkom |
Penulis: Mohammad Jimmy Sinatria (Sekretaris Bidang RPK PK IMM Leviathan)
IMM UINSA (2/11/2026) - Ketua Umum Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UIN Sunan Ampel Surabaya, Dian Prahara Batubara soroti substansi gerakan mahasiswa dewasa ini, tak terkeculai IMM. Menurutnya, gerakan IMM hari ini telah bergeser dari cita-cita yang digagas oleh pendahulunya.
Hal itu disampaikan pada acara pelantikan Pimpinan Komisariat dan Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM UINSA periode 2026-2027 di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Surabaya, Ahad (1/11/2026).
Pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Forum Keluarga Alumni (FOKAL) IMM UINSA Mukayat Al Amin, Founding Board IMM UINSA Muh. Khoirul Abduh, alumni IMM Abdullah Sidiq Notonegoro, dan Ketua Umum PC IMM Surabaya Muhammad Alwi Shihab. Para ketua komisariat beserta jajarannya juga hadir mengikuti prosesi pelantikan. Acara ini sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan Koorkom IMM UINSA di bawah nakhoda Dian Prahara Batubara.
Dalam sambutannya, Ketua Koorkom IMM UINSA Dian Prahara Batubara, yang akrab disapa Ian, mengajak kader merefleksikan kondisi gerakan mahasiswa saat ini.
Menurutnya, gerakan mahasiswa cenderung terjebak dalam aktivitas seremonial dan pencitraan (gimmick), sehingga substansi pengaderan dan pembentukan akademisi Islam berakhlak mulia terabaikan.
"Setelah kami mendapatkan ilmu yang banyak, kami mengevaluasi diri bahwa per hari ini gerakan mahasiswa, terkhusus di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, telah jauh dari yang dicita-citakan oleh para pendiri kita," ujarnya.
Sebagai upaya perbaikan (islah), kepengurusan baru mengangkat tema berlandaskan Surah Al-A'raf ayat 56, yang melarang manusia berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Tema ini diharapkan menjadi pengingat bagi kader untuk bermuhasabah dan berani mengoreksi diri demi menjaga marwah organisasi.
Di tengah otokritik tersebut, Ia menegaskan IMM UINSA tetap berkomitmen menjadi mitra kritis sekaligus mitra sinergis dalam membangun organisasi dan membela kepentingan umat melalui gerakan amar makruf nahi munkar.
"Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UINSA siap menjadi mitra kritis dan mitra sinergi untuk bersama-sama membangun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang berkemajuan," pungkasnya.
Editor: Nasywa Athirah Nathania Zahra
